Last Chapter : What they think…


cek, cek,..

nah, sekarang dah last note-nya What they think…., nih! Note yang terakhir ini dari seorang sahabat bernama Andi Iswan Randie Poetra… salah satu sahabat sekaligus calon iparku. Karena suatu kebetulan yang menyebabkan dia kini sedang menjalin sebuah hubungan dengan seseorang yang sudah kuanggap saudara, Ahrifah alias Ifah. Pertemuan pertamanya, sih di lembaga bimbingan belajar Bahasa Inggris PIA cabang Bawakaraeng. Hal yang paling kuingat tentangnya adalah jangan pernah biarkan aku dan dia dipersatukan dalam satu kelompok diskusi sebab susah banget buat nyatuin pendapat. Jadinya pasti bakalan debat!! Huhh! Mungkin karena bawaannya sebagai seorang mahasiswa Fakultas Hukum Unhas saat itu yang berkesan selalu menuntut kebenaran..ckck..benar-benar bagus disandingkan dengan Ifah yang penurut, lemah lembut, dan pengalah. Heheh 😛

Iswan telah kami anggap sebagai Kepala suku kami. Gimana enggak, semua kegiatan, pertemuan, makan-makan, semuanya dia yang ngurus. bagus juga sih….dengan adanya dia, kita sih, terima beres aja. Haha. Well, gak musti berlama2 buat nyeritain tentang iparku ini, langsung aja kita baca notes buatannya.

Members of PIA: 1st Edition (Ishak, Abbas, Ifa, Asma)

Hmmm… Dua tahun yang lalu, tepat bulan ini perjalananku memasuki persimpangan baru. Semuanya sih sebenarnya berawal dari suatu ketidaksengajaan. Paceku memulai dengan hidangan pembuka berupa petuah-petuah jitunya, membanding-bandingkan saya dengan dirinya, bercerita tentang kisah sedih di masa lalu, lalu main course-nya omel-omelan yang disajikan panas, plus hidangan penutup alias desert-nya, sumpah serapah, yang memaksa saya untuk kursus bahasa inggris. Saya melihat bahwa tidak ada lagi kemungkinan untuk bernegosiasi, maka dengan pasrah saya melangkah gontai menuju Jl. Bawakaraeng No. 37 dan mendaftarkan nama saya di sana sebagai salah satu Student of PIA. Setelah masuk di salah satu English Course ternama di Makassar itu dan bertemu dengan orang-orang yang… yang… yaaaaang… ah, pokoknya susah diungkapkan dengan kata-kata lah (untuk lebih jelasnya baca aja noteku sampe selesai), kehidupanku berubah total. Untuk mengenang tepat dua tahun ini, saya mau sedikit memberikan appreciation untuk kalian lewat note ini sambil mendeskripsikan kalian so that you all may know how important you are for me and I still remember you all. Hope you enjoy this, Guys….

ISHAK

Mungkin orang-orang bingung kenapa Ishak yang tampil pertama, kenapa bukan si ini, kenapa bukan si itu, atau kenapa bukan si anu. Mungkin juga malah ada yang berpikiran mungkin si Iswan sudah lupa sama si ini, mungkin si Iswan sudah nggak sayang sama si anu, atau jangan-jangan antara Iswan sama Ishak selama ini ……….. (hiiiiiiih, nggak jadi deh lanjutkan kalimat itu.. mikirnya aja udah ngeri.. naudzubillah min dzalik deh..) Tapi sebenarnya bukan. Satu-satunya alasan kenapa namanya anak yang doyan sekali main Mafia Wars ini dijadikan yang pertama adalah karena dia orang yang pertama saya kenal di PIA. Sama-sama baru masuk PIA level 4 dan sama-sama tidak ada orang yang dikenal-lah yang menjadikan kami dekat karena merasa senasib sependeritaan… (deh, syahdumu cowok..) Saking dekatnya, bahkan pas ujian PS 3 yang drama saya sekelompok dengan dia. Hubungan yang sangat dekat membuat kami bisa memerankan drama kami dengan sangat baik. Nih anak aslinya asyik diajak cerita, gokil, tau banyak hal, apalagi hal-hal yang terlarang.. Apalagi kalo ada hal yang berkaitan sama MU, tanya dia deh!!!!

ABBAS

Kalem, tenang, dan pendiam, itulah kesan yang pertama kali saya dapat pas kenal sama Abbas. Tapi setelah mengenalnya dengan sangat dekat, ternyata saya menemukan bahwa itu semua hanya fatamorgana (hahaha.. peace, Bas..) Orangnya asli cerewet, narsis, gokil, dan enak diajak ngobrol. Dia salah satu orang yang suka kutemani tukar pikiran pas les dulu, orang yang paling TUA dan di-TUA-kan di kelas, sering ketemu kalo salat dhuhur di masjid fakultasku, dan yang pastinya, teman dan saingan yang sangat oke kalo orang debating dulu.. (huh, I miss that moment).. Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unhas angkatan 2007 ini sepertinya memang menyukai debat deh yang membuatnya memasuki HEDS, organisasi debat Inggris yang terkenal di Unhas. Orangnya cerdas, jago nulis, dan cukup kritis. Tapi yang jelas kalo ngomong sama dia hati-hati saj, otaknya duit semua kali, hahaha…

IFA

Waduuuh.. Apa ya yang harus saya tuliskan untuk anak ini?? Buatku, anak ini manis, smart, bondenk (entah bagaimana reaksinya pas dia lagi baca), baik, lugu, galak, calleda’, ekspresif, pokoknya banyak deh… Menurutku satu note tidak bakalan cukup untuk mendeskripsikan dia.. Saya pertama kali ketemu waktu naik level 5 di PIA.. Ada 1 kenangan yang tidak bakalan terlupakan sama dia pas di level 5.. Waktu itu saya dapat 1 kelompok sama dia.. Kesan awalku sama dia sih baik, kalem, pendiam. Tapi kesan baiknya itu entah mengapa seketika lenyap di saat dia pertama kali ngomong ke saya. Pernahkah kalian membayangkan kalian ngobrol dengan seseorang dan pada obrolan pertama itu kalian langsung disemprot? Nah, itulah yang terjadi sama saya. Setelah itu butuh waktu berbulan-bulan untuk kami supaya bisa sekelompok dan untunglah semua kesan itu berubah 180 derajat setelah kami sekelompok pas mau ujian final PS 2. Ada 1 hal yang belum pernah saya ucapkan langsung sama dia dan baru mau saya ungkapkan lewat note ini, yaitu: “SENANG BISA SEKELOMPOK DENGAN ANDA!!!”

ASMA

Member of PIA yang satu ini punya banyak panggilan dari orang-orang di sekitarnya (tapi bukan berarti dia wanita panggilan lho, hehehe).. Oleh sebagian teman sekolahnya dia dipanggil Asmed, ada juga temannya yang memanggilnya Mom, di kelas dia punya julukan sayang dari anak-anak, yaitu Grandma Kyon (maklum, sudah tua), dan rupanya ada pula seseorang yang sopan, dewasa, misterius dan keren (bede’) yang memanggilnya Abon. Dia ini pasangan kembar siamnya Ifa. Setahuku kemana-mana mereka sangat sering bersama (kecuali bimbel mungkin). Orangnya sangat asyik ditemani cerita, pribadinya nyantai dan cukup oke kalo lagi curhat. Dan mungkin karena tidak kuat menanggung beban karena punya terlalu banyak panggilan, dia juga punya beberapa nama panggilan untuk saya, seperti Ka*e* dan I**r. Oh iya Asma, kapan-kapan kita MELACUR (MELAkukan CURhat) lagi ya, hahaha…

Nah, untuk teman-teman yang lain diharap sabar ya.. Punya kalian sedang dalam tahap penyelesaian.. Tunggu aja sampai note selanjutku tentang kali terlahir dengan selamat.. See you all in my next note..

by. Iswan

<dari kiri ke kanan atas lanjut dari kiri ke kanan bawah>

Ifah, Athirah, Asma (aku), Wira, Puthe, Ishak, Raka,

Anastasia, Iswan (empunya note), dan Edward

Foto saat malam pengambilan bukti kelulusan PS2….selamat, ya!!!

 

Nah, demikianlah posting terakhir What they think… Mungkin terkesan gak penting kali , ya? hehe, tapi lumayan buat tahu gimana sih pendapat mereka. Hm,, klo diliat-liat lagi, ternyata sahabat-sahabatku pada jago nulis. Ada beberapa poin penting yang bisa aku sampaikan, loh!

  1. Karena aku bermukim di Makassar, jadi beberapa notes yang disampaikan juga asli pake dialek Makassar.
  2. Seaneh apa pun yang sahabatku tulis tentang diriku, tolong jangan ill feel, ya..
  3. jujur.. Aku benar-benar senang akan notes yang sahabat-sahabatku tulis dan tagging ke facebookku. Tak kuduga mereka yang jarang eksis pun punya pendapat tentangku.
  4. Notes yang kalian buat untukku menandakan bahwa aku termasuk orang yang berarti dalam hidup kalian. Makasih, ya aku sangat terharu!! haha..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s