Tutorial Membangun Rumah Dengan The Sims


Agak ragu juga, sih mutusin buat tutorial ini. Karena mungkin sebagian besar orang bakalan bilang, “Gak penting amaaaat…” hehe..

Tahu The Sims , kan? (Kuharap tahu, dah!) Game yang cukup menarik perhatianku selama liburan kuliah ini cukup bagus dimanfaatkan buat para calon arsitek or yang ngebet banget mau jadi arsitek tapi gak kesampean (it’s me!) tapi mereka belum nguasain program2 sejenis AutoCad, ArchiCad, etc (well, it’s me again!).

Kenapa aku bilang demikian? Padahal kan The Sims tidak ubahnya hanya sebuah game dari Electronic Art dimana temanya disamakan dengan kehidupan asli. Punya rumah, punya keluarga, ngasih makan sim, ngasih boker, makan, tidur, dll. Biasa banget. Itu menurutku di awal. Namun, ternyata di The Sims kita bisa bikin resident/rumah or community/pertokoan. Dan menurutku pembuatannya cukup menarik. Mula2 kita harus beli lahan, meratakan tanah bangunan, bikin fondasi, bangun dinding, atap, lantai dan dinding pun dapat kita pilih mau pake marmer, kayu atau batu. Pokoknya asik.

Buat teman-teman yang pengen bikin rumah yang bagus buat Sim-nya atau mau belajar bangun rumah, berikut tutorial singkatnya…

<NB: maaf kalau resolusi gambarnya buruk>

Pertama-tama, (pastinya) kamu harus punya dulu game ini di laptop kamu. Setelah membuka game ini , masuk ‘Free Play’ dan kamu akan menemukan tool seperti di atas. Nah, untuk memulai membuat sebuah bangunan klik tool Lots & Houses atau klik F2. Kemudian pilihlah seberapa luas bangunan yang akan dibangun dengan memilih/membeli tanah. Tanda panah di atas menunjukkan small lot – 2×2.

Selanjutnya, drag lot/lahan tadi ke tempat yang kalian inginkan. (Karena aku mau punya banyak tetangga maka tanah kosong yang telah kupilih tadi kuletakkan di antara perumahan yang padat. Tapi terserah teman-teman juga, sih). Kemudian klik Enter Lot.

Yup, siap-siap ya… (nama rumahnya gak usah dipedulikan. heheh)

Than, beginilah penampakan pertama ketika memasuki Lot/tanah kosong tadi. Akan ada tool dengan penampilan baru. Ada dua tool utama yakni Buy Mode dan Built Mode. Buy Mode untuk membeli atau memilih properti yang dimiliki oleh bangunan yang di bangunan. Di Buy Mode kamu bisa memilih jenis sofa, lampu, tempat tidur, dan semacamnya. Sedangkan Built Mode untuk membangun tentunya. Kamu bisa memilih jenis atap, lantai, cat dinding, pintu, jendela, dan segala jenis hal yang diperlukan oleh sebuah bangunan.

Oke, kali ini kegiatan awal kita akan menggunakan Built Mode.

Klik Foundations & Deck kemudian pilih jenis fondasi atau dek yang diinginkan. Untuk tutorial ini aku memilih foundation. Nah, silahkan membentuk fondasinya sesuai keinginanmu.

Sekarang saatnya membangun dindingnya. ‘Back’ dan klik Wall Tool. Sorot kursor menutupi semua fondasi yang telah dibentuk.

Gunakan juga Wall Tools untuk membentuk ruangan-ruangan pada bangunan.

Selanjutnya, Back dan pilih jenis Deck yang diinginkan untuk terasnya. Di antara Lattice Deck dan Column Deck, kali ini aku menggunakan Lattice Deck karena kelihatannya daya topangnya yang lebih kuat. Sorot kursor dan bentuk teras yang kamu inginkan.

Sekarang saatnya membuat tangga. Back dan klik Staircases. Klik Connecting Stairs dan pilih jenis tangga yang ada. Kali ini aku menggunakan Holy Smoke Stairs.

Sekarang beralih ke lantai. Back dan klik Flooring. Ada delapan pilihan jenis lantai yang tersedia yakni, stone, wood, tile, brick, carpet, linoleum, poured, dan miscellaneous. Silahkan teman-teman pilih mau menggunakan yang mana. Untuk memasangkannya, arahkan kursor ke arah fondasi atau dek kemudian klik satu persatu atau klik shift+klik kiri. Maka, lantai pilihan akan tersetel otomatis dalam satu bidang. Untuk menghapusnya dapat menggunakan ctrl+shift+klik kiri. Maka, lantai yang telah tersetel satu bidang akan kembali menjadi fondasi/dek. Perintah ctrl dan shift ini juga berguna untuk menyetel dan menghapus cat tembok.

Nah, gini nih hasilnya klo udah pake lantai warna-warni.

Langkah selanjutnya, cat tembok. Sama seperti perintah untuk menyetel lantai. Back dan klik Wall Coverings. Pilih cat tembok yang kamu inginkan dan arahkan kursor ke arah tembok yang ingin dicat. Enjoy it! Sekarang kita main warna. Aku suka bagian ini.

Lalu, penghubung antar ruangan. Lantai, dinding ruangan, sudah beres. Sekarang akses masuknya, kan butuh pintu. Segera Back dan klik Doors & Windows. Klik Doors dan pilih pintu yang kamu inginkan. Bisa juga memilih Archways yakni jalan akses ke ruangan tanpa daun pintu. Begitu pula untuk jendela, kamu bisa memilih jendela yang normal/kecil dengan mengklik Single Story Windows atau memilih jendela yang besar dan lebar (khusus menghubungkan dua lantai) dengan mengklik Multy-story Windows.


Ini Archways yang kumaksudkan.

Inside beres. Outside juga penting. Putar layar dengan mengklik shift A/D. Untuk atap klik Back dan pilih Roofing. Klik Auto Roofs dan klik Floor Tiled Auto Roof. Pilih jenis atau bentuk atap yang kamu suka di Roof Types. Tariklah kursor dari ujung ke ujung tembok. Pilih jenis gentengnya di Roof Patterns. Pada tutorial ini aku menggunakan Brown Trim Roof.

Pada balkon dan tembok luar, silahkan teman-teman menggunakan tools Flooring dan Wall Coverings sama seperti yang telah kita lakukan di bagian dalam bangunan.

Balkon tanpa pagar gak aman dong… yup, Back kemudian klik Miscellaneous lalu pilih Fence Tool. Pilih pagar yang kamu inginkan kemudian tarik dari satu sudut ke sudut lain.

Begitu pula untuk teras apabila ingin kamu pagari

Agar lebih modern, maka rumah kita tambahkan dengan kolam renang mini. Pada tool Miscellaneous klik Swimming Pools dan bentuk kolam yang kamu inginkan. Letakkan pula In-And-Out Ladder dan Diving Board.

Jika ingin membuat bangunan terlihat lebih hidup, maka kamu dapat menambahkan pepohonan dan taman kecil di pekarangan. Silahkan memainkan tool Garden Center.

Nah, beginilah penampakannya…

Built Mode udah beres, kan? Sampai sini sebenarnya tutorial gak jelas ini sudah selesai. Tapi tanpa memperkenalkan Buy Mode rasanya aku kurang sreg (egp kali…-_-)

Well, Pada Buy Mode ada beberapa tools yang disediakan untuk membuat interior sesuai keinginan. Ada tool properti yang menyediakan barang-barang sesuai fungsinya dan ada tool yang menyediakan barang-barang sesuai kebutuhan tiap ruangan. Kali ini aku menggunakan tool sesuai fungsi tiap barang.

Pada ruangan-ruangan yang kamu buat, silahkan letakkan barang-barang yang dianggap perlu. Gambar di atas menunjukkan ruang tidur dengan lantai hijau dan dinding bergaris. Teman-teman silahkan menyesuaikannya sesuai kehendak dan selera masing-masing, deh.

Jangan lupa, setiap ruangan tentu perlu penerangan, kan? Pilih lampu-lampu cantik dengan mengklik Lighting.

Beginilah hasil akhir interior rumah ini… hm,, (selalu) faforitku adalah dapur yang besar. Karena dapur yang luas adalah impian setiap ibu.

Akhirnya selesai juga… bangunan sederhana dengan game The Sims akhirnya selesai dibuat.

Silahkan bertanya kalau masih belum paham, ya?:)

NB: buat teman-teman pecinta The Sims bukannya asik kalau sim kita punya rumah keren untuk ditinggali.:)

Oh, iya untuk postingan berikutnya aku bakalan nampilin beberapa desain rumah yang bisa teman-teman coba. Dan desain yang paling faforitku adalah desain rumah Full House. Udah berkali-kali aku bikin riset (lebay) bagaimana desain asli Full House. Hauuuhh.. soal itu ntar aku bahas diposting berikutnya, deh!

Selamat mencoba tutorial ini!! Hwaiting!!!

101 thoughts on “Tutorial Membangun Rumah Dengan The Sims

    • klik bersamaan tombol kanan pada mouse dan arahkan sampai mana mau dihapus. klo mau dibuat ulang klik kiri. jangan lupa masuk dulu di menu pembuatan pagar. semoga membantu yaa

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s