Lima Anak Kecil dan Ikan Nila


Sore ini, sepulang dari kampus sengaja aku melewati jalur pulang yang melalui pematang sawah dan tanggul. Pematang sawah sore kali ini benar-benar indah. Sawah yang masih sangat hijau dengan bukit-bukit rendah ditambah matahari sore yang bersiap terbenam menambah kehikmatan hari ini. Penat yang dituai hari ini terhapuskan hanya dengan berhenti sejenak di pinggiran sawah.

Perjalanan kulanjutkan dan kembali terhenti. Kuperhatikan lima anak kecil yang masih imut penuh semangat mendagangkan tiga ikat ikan nila yang dijajarnya di atas selembar daun pisang. Aigoo, manisnya.. satu persatu kendaraan yang lewat di depan mereka tidak luput dari teriakan riang kelima anak-anak kecil itu. Cukup lama aku tersenyum-senyum memandangi mereka. Perasaanku semakin hangat sekarang. Tidak sesesak dan tertekan seperti beberapa jam lalu ketika masih berada di kampus. Haha!

Tidak adil rasanya bila hanya aku yang merasakan kebahagiaan sore ini. Kupanggil mereka dari tempatku berhenti. Kelima anak kecil itu berlarian sumringah menghampiriku. Kubeli seikat ikan nila yang mereka jajakan. Masih segar dan sangat murah untuk dua puluh ekor ikan dengan hanya lima ribu perak. Ah, senangnya.. anak-anak itu semakin ribut setelah berhasil menjual satu ikat ikan.

Terima kasih adik-adik! Hari ini aku bisa pulang dengan senyum lebar!!

Nyam-nyam.. (sambil makan ikan nila)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s